Jumat, 28 Desember 2012

Penggunaan Header and Footer


Penggunaan Header and Footer

Membuat Header dan Footer di Ms Word 2007

Sabtu, 01 Desember 2012

Pembuatan lembar kerja dengan Excel



Penggunaan Lembar Kerja Dengan Microsoft Excel

secara default atau secara keseluruhan, tampilan area kerja program microsoft office excel terdiri atas dokumen name, menu bar, tool bar, name bar, formula bar, pointer dan tabulasi. perhatikan gambar dibawah :
layar-kerja-excel
Keterangan :
• Formula Bar adalah tempat dimana kita menuliskan rumus formula, tapi harus diingat bahwa penulisan rumus formula
 bukan berupa angka melainkan alamat cell / cell addressnya. Setiap kali menuliskan formula yang diperlukan harus
 selalu diawali dengan tanda sama dengan (=) atau tanda tambah (+)

• Name Box adalah tempat yang menunjukkan alamat dari cell / address cell yang ditunjuk oleh pointer.
Name box mencatat alamat cell pointer dengan diawali pencatatan nama kolom (A-IV) selanjutnya nomor baris (1-65536),
 sebagai contoh :
→ cell B5 dibaca kolom ke-2 ( yakni kolom B) baris ke-5.

Penggunaan Footnote


Cara membuat footnote | Catatan kaki di Word 2007

Foot note merupakan catatan kaki yang terletak pada bagian akhir di halaman yang sama.
 Foot note berisi suatu keterangan, uraian atau referensi suatu kutipan.
 Foot note biasanya ditandai dengan angka pada akhir kalimat atau kata yang diberi footnote. 

Untuk membuat foot note di Word 2007, dapat diikuti langkah-langkahnya sebagai berikut :
  1. Letakkan kursor pada akhir kata atau kalimat yang akan diberi footnote.
  2. Klik References kemudian klik Insert Footnote
  3. Ketikkan catatan atau isi dari footnote tersebut.
  4. Maka dibelakang kata atau kalimat yang diberi footnote akan muncul angka kecil, dan dibagian bawah halaman terdapat angka dan keterangan yang telah anda berikan.
  5. Jika pointer diarahkan pada angka footnote, maka akan muncul keterangan atau isi footnote
  6.  tersebut.
  7. Lakukan hal yang sama untuk membuat footnote selanjutnya, dan secara otomatis nomor
  8.  footnote juga akan berubah sesuai dengan urutan.

Penggunaan Numbering

Penggunaan Numbering

Menggunakan bullet dan numbering Microsoft Word 2007

Menggunakan bullet dan numbering (penomoran otomatis) Microsoft Word 2007- 
Bullet and Numbering adalah perintah untuk membuat simbol atau penomoran secara otomatis
 pada awal baris atau kalimat.
1) Membuat simbol dengan bullets
Perhatikan contoh penggunaan bullet dalam kalimat berikut.
contoh penggunaan bullet
Langkah untuk menggunakan bullets adalah sebagai berikut.
a) Tempatkan kursor pada baris atau paragraf yang akan disisipkan bullets.
b) Klik tab Home, kemudian pada submenu Paragraph pilih tombol Bullet, maka akan tampil kotak 
dialog sebagai berikut.
Pilihan bullets


Jumat, 30 November 2012

Cara merangking dalam Ms.excel


Untuk menentukan ranking setiap siswa kita dapat menggunakan fungsi RANK, adapun bentuk umum fungsi RANK  sebagai berikut.

 =RANK(number,ref,order)
  • number, adalah nilai yang akan dijadikan dasar rangking. Untuk contoh kasus diatas sel dari Nilai Rata-Rata yang menjadi dasar untuk perankingan (sel L3)
  • ref, berupa range yang diabsolutkan dari kolom yang menjadi dasar merangking (range $L$3:$L$12)
  • Order, bersifat opsional. Jika tidak dicantumkan maka dianggap bernilai 0. Parameter ini hanya mengijinkan nilai 0 dan 1. Jika diberi nilai 0, maka rangking dalam bentuk descending yaitu nilai tertinggi menjadi rangking 1.  Jila diberi nilai 1, maka rangking dalam bentuk ascending yaitu nilai terendah menjadi rangking 1. untuk kasus ini parameter order dapat diabaikan atau diberi 0.
Sehinga rumus untuk rangking dapat ditulis sebagai berikut:
=RANK(L3;$L$3:$L$12)
Parameter ketiga (order) dapat tidak ditulis jika bernilai 0.
Perhatikan contoh di bawah ini :
  • Ketikan data seperti di bawah ini !
  • Masukan rumus ke sel L3 :=Rank(L3;$L$3:$L$12), sehingga hasilnya seperti ini :
  • Selanjutnya coppy dan Paste kan rumus tersebut ke bawah sehingga hasilnya seperti ini :

SELAMAT MENCOBA!!!!!!!!!!!!!!!

Penggunaan fugsi Lookup


Penggunaan fungsi Lookup

Belajar Excel : Contoh Penggunaan Fungsi Vlookup pada MS.Excel - Sedikit penjelasan mengenai Fungsi Vlookup pada Microsoft Excel. Setelah kemarin sudah membahas mengenai Modifikasi Quoick Access Toolbar kini belajar lagi mengenai Kegunaan Vlookup pada Microsoft Excel. Sebagian orang bekerja dengan menggunakan komputer adalah sebuah tuntutan dan harus dijalani. Ada banyak sekali pekerjaan yang menggunakan komputer, bahkan kebanyakan sekarang ini semua pekerjaan yang bertempat di dalam ruangan atau sebuah kantor pasti akan menggunakan perangkat komputer. Sebuah komputer dapat membantu pekerjaan Anda dengan mudah bahkan dengan komputer pekerjaan yang sangat banyak bisa terselesaikan dengan cepat. Jika Anda sering melakukan pendataan pada pekerjaan Anda, maka penggunaan program Microsoft Excel mungkin tidak asing lagi bagi Anda karena Ms.excel telah dipercaya untuk menangani berbagai jenis pekerjaan seperti mendata barang, keuangan, database atau laporan penjualan hari ini. Ada banyak fungsi di Microsoft excel yang bisa membantu Anda, seperti Anda dapat dengan mudah melakukan penjumlahan dengan angka yang sangat banyak atau proses pencocokan data, semuanya dapat dikerjakan secara otomatis dengan berbagai fungsi yang tersedia di Microsoft excelSalah satu fungsi yang sangat bermanfaat di Microsoft excel adalah VLOOKUP

Vlookup adalah fungsi untuk mengetahui nilai dalam sebuah index. Sebagai contoh sederhana Anda memiliki beberapa data tentang harga-harga produk, kolom pertama berisi nama produkkolom kedua berisi harga produk. Ketika Anda ingin mengetahui harga dari sebuah produk Anda tinggal menggunakan fungsi vlookup ini. Mungkin terlihat sepele, tetapi bagaimana jika data yang Anda miliki berjumlah ratusan atau bahkan ribuan, vlookup akan sangat berguna karena dapat mengetahui sebuah nilai data dengan cepat dibandingkan jika Anda harus mengecek table satu persatu yang pastinya akan memakan waktu yang sangat lama. 

Contoh Cara Penggunaan Fungsi VLOOKUP (Pics)
Pertama-tama, perhatikan contoh gambar berikut ini : 

Dari data diatas dapat dilihat yaitu data nilai ujian dari beberapa anak, sebagai contoh Anda ingin mengetahui nilai dari anak yang bernama wendi, maka yang harus Anda lakukan selanjutnya menulis rumusan =VLOOKUP(A11,A2:B15,2,FALSE). Untuk penjelasan dari rumusan tersebut adalah sebagai berikut, Sebagai contoh Anda ingin menulis nilai wendi pada kolom lainnya seperti pada gambar berikut : 

Berarti Anda akan menuliskan nilai wendi pada kolom E15, ini berarti Anda harus menuliskan rumusan pada kolom E15, selanjutnya ketik =VLOOKUP(A11,A2:B15,2,FALSE) pada kolom E15, setelah itu Anda akan langsung mendapatkan nilai wendi pada kolom E15 seperti berikut : 

Penjelasan Fungsi VLOOKUP Pada Contoh
Selanjutnya kita membahas nilai dari rumusan tadi yaitu =VLOOKUP(A11,A2:B15,2,FALSE)=VLOOKUP adalah kata kunci dari perintah vlookup jadi ini merupakan hal yang paling penting. Selanjutnya A11, yaitu kolom dimana nama Wendi berada itu berarti nama data yang kita akan cari. Lalu A2:B15 yang berarti kolom A2 sampai B15 dari kiri ke kanan dan dari atas ke bawah, tempat seluruh database nama dan nilai terdapat, dalam hal ini dimulai dari budi hingga yana dan 85 hingga 60. Lalu selanjutnya arti angka 2 yaitu merupakan kolom ke dua atau kolom B tempat dimana terdapat nilai wendi. Dan terakhir FALSE, jika data yang terdapat pada table nilai merupakan angka yang berurutan seperti 50, 60, 75, 85, 90 dan seterusnya, maka Anda bisa mengetikkan kata TRUE, tetapi jika angkanya tidak berurutan maka Anda harus menggunakan kata FALSE. Selain itu vlookup juga dapat digunakan antar sheet yang berbeda. Yaitu Anda bisa mendapatkan data dari referensi database yang berada di sheet lain, jelas fungsi vlookup akan sangat membantu pekerjaan mendata Anda menjadi lebih mudah dan tentunya jika data Anda sangat banyak. Jadi silahkan mempelajarinya dan menggunakannya, selamat mencoba.
DescriptionContoh Penggunaan Fungsi Vlookup pada MS.Excel Rating4.5 Reviewer: mas didik - ItemReviewed: Contoh Penggunaan Fungsi Vlookup pada MS.Excel

Sumber Artikel ini : http://dp-media.blogspot.com/2012/06/contoh-penggunaan-fungsi-vlookup-pada.html#ixzz2DllqJIS2

Pengggunaan fungsi IF


Fungi IF – Menentukan Nama Berdasarkan Kode


Microsoft Excel adalah program pengolah berbasis angka yang sering di gunakan di perkantoran

 ataupun di instansi – instansi lainnya yang membutuhkan penghitungan dan pembuatan laporan
 secara komputerisasi.
dan terkadang, banyak formula atau rumus yang diperlukan dalam membantu proses pengerjaan

 sebuah laporan tersebut.
berikut ini adalah fungsi “IF” sederhana dengan sebuah contoh kasus.
Inti dari fungsi if adalah penggunaan logika.
Kasus : Sebuah rumah sakit memiliki 3 kode ruang sebagai berikut :

Kode RuangNama Ruang
V01Mawar
V02Melati
V03Kamboja
Maka logikanya adalah :
Jika cell nya bertuliskan = “V02″, maka namanya “Melati”,
Jika cell nya bertuliskan = “V01″, maka namanya “Mawar”,
Jika cell nya bertuliskan = “V03″, maka namanya “Kamboja”
Fungsi If nya :
=IF(B3=”V02″,”Melati”,IF(B3=”V01″,”Mawar”,IF(B3=”V03″,”Kamboja”)))
- Keterangan berwarna Merah adalah tempat Anda menaruh kode tersebut.

 (silahkan sesuaikan dengan settingan Anda)
Berikut lebih jelasnya :
(Klik pada gambar untuk lebih jelas)

Demikianlah, fungsi If sederhana untuk menentukan nama berdasarkan kode,
 Anda dapat menerapkannya dengan kasus yang berbeda.
Untuk lebih jelas, Anda dapat mempelajarinya, silahkan unduh file disini (52,3 KB via 4Shared)
Mungkin nama ruangannya Anda ganti menjadi nama bagian suatu instansi :
Misalkan jika kodenya X011 nama instansinya Puskesmas
lalu kode X014 nama instansinya Sekolah Dasar
Dapat juga digunakan sebagai penentu harga berdasarkan kode :
Misalkan Jika kodenya 09123 maka Anda ganti keterangan diatas menjadi  Rp. 900.000
lalu kode 09100 Anda ganti nama “melati” diatas menjadi Rp.100.000

Fungsi IF – Untuk Menentukan Besaran Jumlah Tagihan


Sekarang kita akan membahas hal yang sama yaitu fungsi “if” sederhana,

 namun dengan tujuan dan contoh yang berbeda..
Berikut ini adalah fungsi “IF” sederhana dengan sebuah contoh kasus.
Inti dari fungsi if adalah penggunaan logika.
PENTING! 
1. Tanda < artinya : Kurang dari
2. Tanda > artinya : Lebih dari
3. Tanda * artinya : dikali
 Contoh kasus :
Sebuah Rumah Sakit menetapkan bahwa :
Bila menginap (lebih dari) > 2 hari maka : Tarif harus di kalikan 20%
Bila menginap hari maka : Tarif harus di kalikan 10%Bila menginap (Kurang dari) < 2 hari maka : Tarif harus di kalikan 5%
Maka logikanya adalah :
Jika cell nya (kolom lama menginapnya) lebih dari (>) 2, maka cell tarif dikali 20%
Jika cell nya (kolom lama menginapnya) Sama dengan (=) 2, maka cell tarif dikali 10%
Jika cell nya (kolom lama menginapnya) kurang dari (<) 2, maka cell tarif dikali 5% 
Maka, Fungsi IF nya adalah :
=IF(F3>2,E3*20%,IF(F3<2,E3*5%,IF(F3=2,E3*10%)))
- keterangan yang berwarna Merah adalah Cell tempat menaruh lama menginap 

(Silahkan Anda sesuaikan dengan milik Anda sendiri)
- keterangan yang berwarna Biru adalah Cell tempat menaruh Tarif 

(Silahkan Anda sesuaikan dengan milik Anda sendiri) 


Berikut Previewnya, Silahkan di klik untuk lebih jelas

Penggunaan fungsi Statistika


Penggunaan Fungsi Statistika


COUNT           : Menentukan banyaknya data .
                        Contoh: = COUNT(A1;A11) ATAU = COUNT(A1..A11)
                        Yaitu menentukan dari sel A1 sampai k sel A11.
SUM                : Menentukan total / jumlah data .
                        Contoh: = SUM(D3;D9) atau = SUM(D3..D9)
                        Yaitu menunjukan data dari sel D3 sampai Sel D9
AVERAGE      : Menghitung Nilai rata-rata
                        Contoh :  =AVERAGE(A2;A9) atau =AVERAGE(A2..A9)
                        Menunjukan rata-rata dari sel A2 sanpai sel A9
MAX                : Menentukan nilai tertinggi.
                        Contoh: =MAX(D3;D9) atau =MAX(D3..D9)
                        Mencari nilai tertinggi dari sel D3 sampai D9
MIN                 : Menentukan nilai terendah.
                        Contoh: =MIN(D3;D9) atau =MIN(D3..D9)
                        Mencari data terendah dari sel D3 sampai sel D9

Penggunaan Kolom


Penggunaan Kolom

Cara membuat dan mengatur kolom tabel di MS Word 

Dalam mengerjakan tugas atau pekerjaan administrasi sehari-hari, kita tidak pernah lepas dari tugas dengan format tabel. Dengan menggunakan tabel, akan lebih memudahkan untuk mengelola, merangkum dan menganalisa data yang ada.


Sebenarnya tabel ini dalam pengerjaannya lebih mudah menggunakan program pengolah angka yaitu MS Excel. Namun kadang kita harus menyatukan antara ketikan dengan tabel dalam lembaran kerja kita. Tak urung, kita tetap menggunakan MS Word untuk membuat tabel.Tapi jangan khawatir, di MS Word juga telah disediakan fitur untuk membuat tabel. Disini anda dapat mengatur tabel tersebut, seperti mengecilkan atau membesarkan kolom, menyatukan baris atau kolom menjadi satu, dan seterusnya.

Untuk membuat tabel, berikut langkah-langkahnya :
  1. Klik menu Insert
  2. Pada ribbon Tables klik Table
  3. Arahkan mouse pada kotak-kota yang muncul dan pilih berapa kotak yang diperlukan (akan terlihat preview tabel dilayar kerja MS Word) . Kotak-koak tersebut mewakili baris dan kolom.
  4. Jika sudah silahkan di klik. Maka tabel sudah dibuat.
Atau data juga dengan cara,
  1. Setelah klik pada table, pilih insert table (seperti gambar diatas)
  2. Masukkan angka jumlah kolom (number of columns) dan jumlah baris (number of rows) yang diperlukan kemudian klikOK
  3. Maka tabel sudah dibuat.
Untuk mengecilkan dan memperbesar lebar kolom dapat dilakukan dengan cara :
  1. Arahkan pointer ke garis kolom sebelah kanan yang akan diperbesar atau diperkecil sampai pointer berubah bentuk menjadi anak panah kekanan dan kekiri.
  2. Klik dan tahan mouse, kemudian geser kekiri un tuk memperkecil kolom atau geser kekanan untuk memperlebar kolom.
  3. Jika ukuran sudah sesuai dengan yang diinginkan lepas mouse
Bila anda menginginkan kolom dengan lebar yang lebih spesifik pada ukuran tertentu, dapat dilakukan dengan cara :
  1. Blok kolom yang akan diatur kemudian klik kanan dan pilih table properties.
  2. Pada jendela yang muncul pilih tab column kemudian masukkan angka pada preferred width dan satuan yang dikehendaki.


  3. Jika sudah klik OK

Penggunaan Table


Penggunaan table
Fungsi dari penyisipan tabel k dokumen yaitu untuk mmendukung penjelasan atau uraian dokumen.
Cara membuat table: klik insert -> Table muncul kotak dialog Isert Table -> pilih berapa kolom dan baris sesuai keinginan .





Number of columns untuk menentukan jumlah kolom,sebagai contoh isikan 4.
Number of rows untuk menentukan jumlah baris, sehingga contoh 3.
AutoFit Bahavior untuk pengaturan lebar kolom.
Contoh table :
NAMA
NIM
KELAS
NILAI
Anyastra Renjani
12.12.0001
SI 12 E
85





Membuat dokumen baru dengan microsoft word


Membuat Dokumen di Microsoft Word 2007

Membuat Dokumen di Microsoft Word 2007 

1.      Membuat Dokumen Baru
Jika Microsoft Word diaktifkan maka secara default akan menampilkan sebuah dokumen kosong yang siap untuk digunakan dan tinggal mengetik saja. Berikut cara untuk membuat dokumen baru.
  1. Klik Office Button
  2. Klik New
  3. Pada kotak dialog New Document yang muncul, pilih Blank Document > Create
  4. New Document siap untuk digunakan
kotak tampilan dialog New Document
 2.      Menentukan Ukuran Kertas dan Mengatur Margin
Saat pertama kali membuat dokumen, biasanya yang dilakukan pertama kali adalah menentukan ukuran kertas serta menentukan batas pengetikan (margin). Pengaturan ini dilakukan dengan menggunakan menu page layout. Ikuti langkah-langkah untuk menentukan kertas dan mengatur margin berikut ini.
  • Pada Ribbon Menu pilih Page Layout
  • Pilih toolbars Size untuk menentukan ukuran kertas yang akan digunakan   
  
kotak tampilan untuk menentukan ukuran kertas
  • Untuk mengatur margin, pilih toolbar Margins kemudian pilih tampilan margin yang diinginkan.

kotak tampilan untuk mengatur margin
  • Sedangkan untuk menentukan ukuran kertas dan mengatur margin secara manuap pada toolbar Margins klikCustom Margins.. kotak dialog Page Setup akan tampil.
  • Pada kotak dialog yang akan muncul, tentukan batas margin, sesuai dengan dokumen yang akan dibuat serta klik Orientation untuk menentukan orientasi kertas dokumen tersebut akan ditampilkan berdiri(Portrait)(Landscape).atau tidur

kotak tampilan untuk mengatur Margin dan Orientation
  • Pilih Paper untuk menentukan ukuran kertas yang akan digunakan dengan mengklik kotak Paper Size.
kotak tampilan untuk mengatur ukuran kertas

3.      Mengetik Dokumen
Dokumen baru telah ditentukan ukuran kertas serta marginnya. Sekarang kita dapat mulai mengetik teks pada dokumen yang telah dibuat.

tampilan hasil pengetikan
 
4.      Menyimpan Dokumen
Setelah selesai mengetik sebuah dokumen, sebaiknya dokumen tersebut segera disimpan sebagai sebuah file. Penyimpanan ini bertujuan agar sewaktu-waktu dokoumen akan digunakan, dokumen dapat dibuka kembali tanpa harus mengulangi membuat dokumen baru.
  • Klik Office Button
  • Pilih Save As kemudian klik Word Document.

kotak tampilan untuk menyimpan dokumen


  • Pada kotak dialog yang muncul, pilih
  •  folder tempat kita menyimpan file dokumen, kemudian ketikan nama file pada Name dan pilih Word Document pada Save as Type
  • Klik tombol Save
kotak tampilan untuk menyimpan dokumen
  5.      Menutup Dokumen
Setelah menyimpan dokumen dalam bentuk file maka kita dapat keluar dari Microsoft Word 2007 dan mengakhiri pekerjaan. Dengan cara :
  1. Klik office Button, lalu klik Close atau klik Exit Word
kotak tampilan keluar dari Microsoft Word

   b.  Klik tombol close pada Sizing button di sisi kanan atas. 
 
sumber:http://barryrocket.blogspot.com/2012/11/membuat-dokumen-di-microsoft-word-2010_30.html